| 23/11/2005 00:00 - Metafora insurgensi untuk perayaan zona-zona bebas temporer | | Dikirim oleh 123 | tulisan lain soal (Budaya) |  |
Penguasaan ruang-ruang dan jaringan-jaringan pertukaran informasi,
interaksi dan ekspresi bebas merupakan bentuk-bentuk pengontrolan pada
pikiran, pola pikir, tindakan dan perilaku populasi yang didominasi.
Hubungan antara dominasi kekuasaan dan dominasi media terjadi di sepanjang
zaman; sejak
dimungkinkannya massifikasi dalam bidang percetakan pada zaman absolutisme
monarki dan eklesiastikal di Eropa, kemudian di era revolusi industri,
seterusnya pada zaman kolonial, pada era perang dingin, sampai pada era
globalisasi kapital. Pada rezim-rezim absolut (monarki, junta militer dan
kediktatoran birokrasi), kekuasaan politik mendominasi produksi dan
penyebarluasan media. Di wilayah-wilayah dimana terjadi perluasan ekonomi
komoditi, berkembang industrialisasi sektor media dan terjadinya
peralihan dari dominasi media oleh kekuasaan politik (pemerintah) pada
dominasi oleh kekuasaan ekonomi (korporasi media). |
| 0 komentar | baca terusannya di sini... |
| 05/09/2005 15:51 - Sebuah Esai Tanpa Hak Cipta | | Dikirim oleh the_klompen | tulisan lain soal (Budaya) |  | Tulisan ini merupakan esai pengantar dalam katalog OK Video #2 - Jakarta International Video Art Festival yang baru saja selesai dilangsungkan di Galeri Nasional Indonesia pada bulan Juli 2005 lalu. Ditulis oleh Ronny Agustinus, seorang esais dari ruangrupa Jakarta, dan secara kritis sekali menyoroti permasalahan kultural, terutama terfokus terhadap mekanisme pembajakan, subversifisme hak cipta, subversifisme hak distribusi, dan segala keterkaitan lainnya. Sengaja saya muat disini tanpa seizin penulisnya, karena dengan mengatas - namakan penyebaran lebih luas lagi terhadap informasi ini, yang penyebaran aslinya sangat terbatas sekali, serta sebagai penerapan langsung terhadap gagasan utama esai ini. |
| 0 komentar | baca terusannya di sini... |
| 28/06/2005 18:47 - Aku Merasa Beragam di "Machine Sex and Love" | | Dikirim oleh angindua | tulisan lain soal (Budaya) |  | Aku tak merasa bahwa yang kulakukan akan berakhir dengan kepuasaan, bukan juag berarti keputus asaan atau kesia-siaan. Dalam buku antologi cerpen "Machine Sex and Love" INSISTPress - AKYaku menemukan bebrapan luap emosi yang beragam, ada geram (dalam Perempua pala), ada syahdu (seja ning malaya), ada hening yang menusuk (dalam garba), ada yng mengalir begitu saja (pesan terkirim).
Aku juga tak menganggap akan sama luap rasa setiap pembaca yang telah baca buku ini, karena pengalaman frame pembacaan masing-masing orang pun berbeda-beda. |
| 0 komentar | baca terusannya di sini... |
| 04/03/2005 14:24 - Aceh Dalam Bingkai Foto:Sekadar pengantar untuk pameran foto dokumentasi Aceh | | Dikirim oleh riph | tulisan lain soal (Seni dan Desain) |  | Seorang penyair Eropa pernah menulis dengan gentar perihal nasib manusia:Manusia adalah korban dari takdir yang tidak jelas alasannya.
Tsunami yang melanda Aceh itu, saya kira adalah wujud dari nasib yang tidak pernah memiliki alasan yang kokoh dan jelas, misalnya kapan ia hadir dan kapan ia pergi, namun yang jelas tertinggal dari bencana yang terjadi itu adalah kegairahan manusia untuk melakukan refleksi kritis terhadap fenomena kemanusiaan, kegairahan untuk melakukan refleksi kritis terhadap fenomena kemanusiaan itu, bisa ditengarai dari berbagai bantuan yang datang dari seluruh penjuru negeri ini juga dari seluruh penjuru dunia. Bantuan yang datang itu seperti sebuah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan: Apakah peradaban? Yang kita tahu pertanyaan ini seperti hilang tertelan dunia, hilang ditelan orientasi hidup manusia yang serba materialistik. |
| 0 komentar | baca terusannya di sini... |
| 12/02/2005 11:30 - Tolak Penghambaan Diri Berkedok REALITY SHOW "ARI WIBOWO MENCARI PEMBANTU" | | Dikirim oleh admin | tulisan lain soal (Budaya) |  | Di tengah-tengah tragedi kelaparan dan persoalan kemiskinan karena pembangunan yang
tidak berpihak pada rakyat, muncul berbagai acara reality show yang menumpulkan
perasaaan sosial kita terhadap realitas keterpurukan yang melanda negeri ini. Semakin memprihatinkan, reality show ini
menggunakan rakyat miskin sebagai obyek, dan semakin menjauhkan publik untuk
bersama-sama mengkritisi bahwa persoalan kemiskinan bukan semata-mata soal nasib
tetapi merupakan persoalan struktural (kemiskinan struktural) dan karenanya
merupakan persoalan negara (kebijakan pembangunan). Kemiskinan tidak bisa
diselesaikan dengan pemberian uang atau hadiah dalam jumlah besar seperti dalam
reality show dan bahkan dengan segalatuntutan permainan, yang mengeksploitasi
kemiskinan, kesedihan atau penderitaan orang lain. |
| 0 komentar | baca terusannya di sini... |
| 12/02/2005 11:30 - Bebas dari Ketergantungan | | Dikirim oleh angindua | tulisan lain soal (Budaya) |  | Isu bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia telah menjadi sesuatu yang sama mudah terbakarnya seperti BBM itu sendiri. Mengapa?
Jawabannya sudah gamblang: puluhan juta rakyat jelata negeri ini sangat tergantung dan ditentukan peruntungan hidupnya oleh BBM. Sumber energi utama untuk menyalakan api di dapur-dapur rumah mereka adalah minyak-tanah. Kenaikan harga salah satu jenis BBM tersebut dapat berakibat fatal mematikan penyulut api dapur di rumah-rumah penduduk mayoritas kelas menengah ke bawah. Maka, minyak-tanah pun telah menjadi salah satu kebutuhan pokok seperti bahan pangan beras, garam, gula, dan minyak-goreng.
|
| 0 komentar | baca terusannya di sini... |
| 17/01/2005 00:00 - Aceh Balik Ke Tahun Nol | | Dikirim oleh redaksi | tulisan lain soal (Budaya) |  | From The Tsunami Zone! Suara Aceh 99 FM.
Bagaimana ini? Aceh sudah balik ke tahun Nol, mayat-mayat saja belum terkubur semua, genangan air masih dimana-mana, puing/sampah jangan dihitung, kemanapun kita berjalan segerombolan anak kecil menggelayuti kita dengan wajah melas merengek : “Abang punya Kue, Bang? Kakak punya Kue? Minta kue lah”. Nah, Aceh balik ke tahun Nol Kan? Tapi para petinggi negara ini sudah sibuk main politik, ada yang mematok waktu kerja dari militer asing, ada yang mempermasalahkan bantuan asing, ada yang duduk di café bertanya” “ngapain tentara asing di Aceh?”, ada yang sambil cengengesan menghawatirkan adanya kapal asing di perairan Indonesia. |
| 0 komentar | baca terusannya di sini... |
| 16/01/2005 06:49 - Looking for Trouble . . . | | Dikirim oleh cosmopolitan_boy | tulisan lain soal (Gaya Hidup) |  | From: +62816702502
O my god! He’s in love with me! I cant believe it, after all this time, after all those attention, why can I get the signal?!. He just brought me flower… and he’s so cute!
From: +6285217177335
Hello?! The last time I checked, you’re with Andrew right? Remember ‘Common Decency’? Have you lost it? And I’m cuter than him right? Otherwise I don’t wanna reply your msg anymore…
From: +62816702502
Yeah, but … I don’t know its kinda fun… PS: Yeah... You’re cuter than him…
From: +6285217177335
Are you really Arnee? Coz the last time I checked (can’t believe I use this phrase twice...), your boyfriend is a possessive maniac who would kill any guy in your crowd, including me! Your personal shrink! Yeah, I can be your shrink coz I listen to all your problems almost every day (happy to help you by the way…) |
| 0 komentar | baca terusannya di sini... |
|
 |
Redaksi |
 |
 Semua tulisan dan artikel yang dimuat di sini, sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Bila ingin memuatnya dalam media lain, mohon tuliskan URL kami di bawahnya.
Redaksi: redaksi@endonesa.net
RSS
|
 |
Organ Baru |
 |

- Indie Comic
Situs jaringan komik dan distro komik independen Indonesia
- Jaring Endonesa
Direktori komunitas dan perseorangan yang giat berkreasi dan berbagi
- PJ-11
Merupakan situs mini kru Endonesa.net dan penghuni markas Jl. Puncak Jaya
- Art4daWorm
eZine seni dan budaya dari Silluet Art Media
- cinemaHolic
website pengamat, penggemar, dan pengkarya sinema mandiri lokal yg gak alergi juga sama produk interlokal :)
- Malang Studies
Pustaka Budaya dan Sejarah Malang Raya,dapat juga diakses di www.malang.tk
|
|
 |
Users Online |
 |
 Pengunjung: 0 user yang terdaftar dan 2 tamu online saat ini.
|
|