Yang disebut sebagai media indie itu pada dasarnya adalah media-media yang
dibuat secara swadaya oleh individu atau kelompok kecil. Sebutan indie
konon berasal dari falsafah "do it yourself" di komunitas punker. Varian
media ini merambah hampir di segala bidang. Sebut saja eksistensi
buku-buku dan komik indie yang masih terus tumbuh sampai sekarang.
"Semua orang yang bisa berpikir, pasti pada akhirnya dia akan membutuhkan
media untuk mengkomunikasikan pemikiran-pemikirannya", yakin Andreas Eko,
redaktur Siluet Art Media. Redaktur zine yang mengkhususkan dirinya dalam
wacana-wacana seni itu, meyakini bahwa kemuculan media-media indie juga
didorong oleh kebutuhan masyarakat itu sendiri.
Menyadari hal itu, Endonesa.net bekerjasama dengan UKMP Universitas Negeri
Malang menyelenggarakan "Workshop Media Indie" yang sedianya akan
mengambil tempat di Aula FE-UM pada tanggal 19 sampai 21 September 2003.
Acara itu dikonsepkan sebagai wahana aktif. Peserta workshop dapat secara
langsung berinteraksi dengan para pekerja media indie yang sudah
berpengalaman.
"Kita sudah minta pemateri-pemateri yang hadir dalam kegiatan ini untuk
sekaligus menjadi pemandu dan pendamping peserta selama kegiatan", ungkap
Yudhista Aditya. Jurusitus www.endonesa.net itu memastikan bahwa redaktur
zine komik "Daging Tumbuh", dan tim redaksi OutMagz yang keduanya berpusat
di Yogyakarta itu bisa hadir sebagai pemateri. Vicious V., dari zine
SETARAmata – Jakarta, juga sudah menyatakan kesanggupannya untuk hadir
sebagai pemateri workshop.
Panitia menargetkan kegiatan ini bisa menjadi katalisator kemunculan
penerbit-penerbit baru media alternatif. Setidaknya, 50 calon penerbit
media alternatif bisa dirangsang kemunculannya dari Workshop Media Indie
itu.
Optimisme itu bukanlah tanpa alasan. Jauh sebelum Endonesa.net menyusun
persiapan dan kepanitiaan workshop, permintaan-permintaan untuk
mengagendakannya sudah banyak dilayangkan khalayak ke situs itu. Bahkan
mungkin kegiatan ini juga akan banyak diikuti peserta yang berasal dari
luar kota Malang. Terlebih, setelah panitia mempublikasikan kegiatan ini
melalui website http://workshop.endonesa.net , permintaan informasi dari
dalam dan luar kota makin terlayani lebih intens.
"Momen yang kita punya memang cukup mendukung. Apalagi workshop itu berada
di ujung rangkaian acara yang digelar UKMP di kampus UM", ulas Yudhista
lagi. Rangkaian acara yang dimaksudnya adalah gelaran kegiatan bertajuk
"Demi Tinta" yang bermata acara lomba puisi pelajar, bedah buku, bursa
buku, dan Workshop Media Indie itu sendiri.
Untuk mempermudah calon peserta sekaligus sosialisasi kegiatan, panitia
workshop bekerjasama dengan radio-radio dan toko buku di kota Malang.
Calon peserta bisa mendapatkan undangan keikutsertaan di stasiun radio
Kalimaya Bhaskara, dan Bhiga FM. Selain itu, undangan juga bisa diperoleh
di toko buku Toga Mas, serta Kedai Buku Sinau.