:: Halaman Depan  :: Berita & Referensi  :: Kirim Berita  :: Artikel-Artikel  :: Forum  :: File Download  :: FAQ  :: Komposisi hari ini 
 
26/03/2004 19:06 - TAKSU JAKARTA: GELAR LUKISAN ERIC CHAN “TAMPTED”
Dikirim oleh tarsihekaputratulisan lain soal
Seni dan DesainBertempat di Taksu Gallery Jakarta, pada tanggal 25 Maret 2004 lalu, Eric Chan seniman lukis asal Malaysia menggelar karya-karya lukisnya dengan tema tempted atau dalam bahasa kesehariannya berarti terpikat. Pagelaran lukisan karya Eric Chan di Taksu Jakarta yang berlokasi di Jalan Kemang Barat No. 5-7, Jakarta tersebut berlangsung hingga 29 April 2004.
 

Karya-karya lukis Eric Chan ini menitikberatkan pada tema-tema feminim yang bercirikan realisme-fotografis dan sangat memikat mata penikmatnya. “Secara filosofis karya-karya yang dipamerkan tersebut merupakan sebuah penekanan pada lautan pergerakan figure-figur dan pengalaman emosi”, ungkap Lie En Chong seorang pengamat sekaligus kurator seni dari Malaysia kepada penulis.

Tanpa terlebih dulu menariknya kedalam pergumulan pemikiran dan perenungan serta antusiasme, orang tidak akan bias memandang karya seni Eric Chan atau mengapresiasi keunggulan mutu estetika dengan obyektifitas yang purna. Lukisan-lukisannya seperti yang berjudul Silent Still in Lavender, Crimson Blossom, Spring Dew, Back Street dan lain-lainnya, secara fisik sisi realismenya memiliki kedataran dan permukaan terlihat sebening gelas bak sebuah kolam air dengan citra-citra ambigu yang berenang dan bermunculan ke permukaan dan tentunya akan menimbulkan impresi tertentu.

Dari sisi komposisi, karyanya sangat mirip dengan karfa fotografi di mana pada proses ini diperlukan keahlian dalam memilih sudut pandang, zom in, pencahayaan, kecepatan dan ketepatan fokusnya. Secara mendalam dari karya-karya Eric ini bias dinilai memiliki focus yang bermuara pada kehalusan serta kejelasan pendirian dalam hidup berkeseniannya. Tetapi kemiripan itu akhirnya bias dibedakan ketika sebuah karya fotografi pada kesempatan yang sama dan secara langsung menangkap memen disuatu waktu, karya-karya Eric Chan menawarkan hal yang baru tentang sudut enigma hidup, sesuatu yang lebih esensial dan abadi. Sebuah pengendalian emosi menuju alam nalar dan akhirnya bermuara pada sebuah potret konflik antara ego, ide, insting, dan intelektualitas yang bisa diselami penikmat karya seni sebagai sebuah refleksi mediatif untuk membentuk opini anyar tentang realisme fotografis.

Eric Chan melalui karya-karyanya secara lembut menerbangkan kesadaran pada ingatan yang tak terlupakan dan memori yang lamat-lamat terdengar seperti bak sebuah harmoni dari catatan yang mendalam atau bau harum yang melintas yang kemudian ditangkap semuanya dalam sekali tarikan napas ‘panorama’ dalam kanfasnya. “Seperti layaknya para pelukis impresionis yang sangat ia kagumi, Eric menampilkan kehidupan real dalam prilaku yang amat kaya dan merefleksikan sugesti prilaku manusia dan kepekaan rasa”, ujar Lie En Chong.

Tarsih Ekaputra 26/03/04


Kirim komentar anda
Jika anda anggota anda bisa kirim komentar. Bila anda ingin mendaftar, silahkan e-mail webmaster@stieken.ac.id
  Menu

Halaman Depan
Berita & Referensi
Kirim Berita
Artikel-Artikel
Forum
File Download
FAQ
Komposisi hari ini
Pesan Antar User
Documents
Artikel HTML
Daftar Link
Register
Account-Ku
Statistik
Hubungi kami


  Redaksi

Semua tulisan dan artikel yang dimuat di sini, sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Bila ingin memuatnya dalam media lain, mohon tuliskan URL kami di bawahnya.

Redaksi: redaksi@endonesa.net

RSS



  Cari & Komunitas

Diskusi via Email

Milis Page


  Organ Baru

  • Indie Comic
    Situs jaringan komik dan distro komik independen Indonesia
  • Jaring Endonesa
    Direktori komunitas dan perseorangan yang giat berkreasi dan berbagi
  • PJ-11
    Merupakan situs mini kru Endonesa.net dan penghuni markas Jl. Puncak Jaya
  • Art4daWorm
    eZine seni dan budaya dari Silluet Art Media
  • cinemaHolic
    website pengamat, penggemar, dan pengkarya sinema mandiri lokal yg gak alergi juga sama produk interlokal :)
  • Malang Studies
    Pustaka Budaya dan Sejarah Malang Raya,dapat juga diakses di www.malang.tk


  Komposisi hari ini



  Login

Login:

Password:

ingatlah aku

Register', Gratis!
Lupa password?

  Users Online

Pengunjung:
0 user yang terdaftar
dan 2 tamu online saat ini.

  Advertorial





  Prakarya

DVCdsign
Siar onLine
IndieTown

Referensi Studi tentang Malang Raya dan Sejarahnya, bisa juga diakses langsung di sini

  Page processed in 0.013 seconds

Endonesa interface v.03
Designed by DVCdsign, @ 2003