:: Halaman Depan  :: Berita & Referensi  :: Kirim Berita  :: Artikel-Artikel  :: Forum  :: File Download  :: FAQ  :: Komposisi hari ini 
 
04/05/2004 01:28 - Menyelami Gejolak Alam dalam Kanvas Zaira Addila
Dikirim oleh tarsihekaputratulisan lain soal
Seni dan DesainSetiap orang memiliki caranya sendiri dalam menyampaikan gagasan-gagasan hidupnya termasuk dalam meluapkan gejolak emosinya. Jika ia seorang penyani, melalui suaranya ia mencoba agar kehendak dan pikirannya dapat dimengerti oleh khalayak ramai. Demikian juga apa yang dilakukan oleh Zaira Adilla. Melalui pameran tunggalnya yang mengusung juluk OBSERVATIONS & OCCURENCES di Galeri Taksu- Jakarta pada 6 Mei hingga 6 Juni 2004 ini, ia mencoba menyampaikan gagasan-gagasannya menyoal pengalaman hidup dan ketertarikannya terhadap alam kedalam bentuk visual. Berbeda dengan kebanyakan perupa perempuan lainnya, Zaira dalam menggambarkan alam tidak sebagai sesuatu yang halus, lembut dan syahdu melainkan divisualkan secara abstrak.
 

Menurut perupa lulusan Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) Singapura ini, tajuk pamerannya tersebut disandarkan atas observasi dan penemuan–penemuan estetika abstrak–ekspresionis secara personal. Selain keyakinan akan energi dalam alam semesta yang selalu akan berepetisi dan saling berinteraksi antara teratur dan tidak teratur, pasang dan surut, atau stabil dan chaos. Paradoksal tersebut divisualisasikan Zaira menyerupai citra – citra alam yang nampak kasat mata sebagai: letupan kawah gunung berapi, muntahan lahar, bebatuan koral yang berumur tua, dll. Sedangkan secara konsepsi, Zaira percaya akan kisah dinamika tentang alam. Segala sesuatu di alam fana senantiasa dinamis, naik-turun, transisi, dari kondisi tenang kemudian melonjak ke kondisi chaos, dan atau kebalikannya.

Dari 24 lukisan yang secara fisik berukuran besar dengan rata-rata 1, 5 x 2,5 meter sampai hampir 4 x 3 meter yang terdiri dari satu maupun beberapa panel besar yang menyatu, lukisan-lukisan Zaira diawali dengan format-format sederhana sebagai awal, baik warna, tekstur , serta garis dasar namun demikian tidak nampak. Perwujudan cipratan, serta muntahan cat yang tidak konstan, sabetan kuas dipadu dengan medium kain hingga mengesankan warna yang solid. Zaira memiliki kelenturan tekhnis yang mempengaruhi ujud rupa di kanvas membentuk karakter impulsif dan cepat secara alami. Perupaan ini membangun ruang dimensi berbeda dalam emosi kita, terasa ada lompatan – lompatan citra gambar tertentu bagai dunia imajiner penikmatnya

Dalam narasi hidupnya, Zaira hampir selalu dituntaskan di kota besar seperti Jakarta atapun Singapura tempat ia menempuh studi, namun ia tetap merasakan adanya sebuah alienasi di tengah gempitanya belantara metropolitan. Hal ini dikarenakan seringnya ia harus menghadapi ruang dan tempat baru karena mengikuti kehidupan orang tuanya yang selalu berpindah dari kota satu ke lainnya. Kenyataan ini sangat mempengaruhinya dalam proses sosialisasi dan adaptasinya dengan segala hal yang baru seperti daerah, lingkungan dan masyarakatnya yang akhirnya membentuk sebuah pergolakan emosi ekstrem, juga keyakinan tak ada kekekalan selalu kontras dan statis berjalan secara bebarengan. Pergolakan dalam jiwa ini secara lahirah memang nampak normal, tetapi secara tak kasat mata menimbulkan tekanan estetika yang tak ada habisnya.

Perupa Express Impressionists memang hadir guna menangkap fenomena yang tak nampak dalam dunia nyata, kemudian secara spontan dan ekspresif dicurahkan dalam bahasa visual. Seperti halnya Zaira Addila, ia mencoba menangkap setiap makna yang ia temui dalam perjalanan hidupnya melalui proses kreatif hingga menelurkan karya seni dua dimensi yang pada dasarnya sarat akan muatan paradoksal tentang gejolak alam.

Tarsih Ekaputra
Penulis Lepas dan Pekerja pada Balai Perupa Art Community Development


Kirim komentar anda
Jika anda anggota anda bisa kirim komentar. Bila anda ingin mendaftar, silahkan e-mail webmaster@stieken.ac.id
  Menu

Halaman Depan
Berita & Referensi
Kirim Berita
Artikel-Artikel
Forum
File Download
FAQ
Komposisi hari ini
Pesan Antar User
Documents
Artikel HTML
Daftar Link
Register
Account-Ku
Statistik
Hubungi kami


  Redaksi

Semua tulisan dan artikel yang dimuat di sini, sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Bila ingin memuatnya dalam media lain, mohon tuliskan URL kami di bawahnya.

Redaksi: redaksi@endonesa.net

RSS



  Cari & Komunitas

Diskusi via Email

Milis Page


  Organ Baru

  • Indie Comic
    Situs jaringan komik dan distro komik independen Indonesia
  • Jaring Endonesa
    Direktori komunitas dan perseorangan yang giat berkreasi dan berbagi
  • PJ-11
    Merupakan situs mini kru Endonesa.net dan penghuni markas Jl. Puncak Jaya
  • Art4daWorm
    eZine seni dan budaya dari Silluet Art Media
  • cinemaHolic
    website pengamat, penggemar, dan pengkarya sinema mandiri lokal yg gak alergi juga sama produk interlokal :)
  • Malang Studies
    Pustaka Budaya dan Sejarah Malang Raya,dapat juga diakses di www.malang.tk


  Komposisi hari ini



  Login

Login:

Password:

ingatlah aku

Register', Gratis!
Lupa password?

  Users Online

Pengunjung:
0 user yang terdaftar
dan 1 tamu online saat ini.

  Advertorial





  Prakarya

DVCdsign
Siar onLine
IndieTown

Referensi Studi tentang Malang Raya dan Sejarahnya, bisa juga diakses langsung di sini

  Page processed in 0.012 seconds

Endonesa interface v.03
Designed by DVCdsign, @ 2003